Pendidikan nasional bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, pendidikan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia dengan dilandasi keimanan dan budi pekerti luhur, berpengetahuan, berketerampilan, berkepribadian dan bertanggung jawab.
Pendidikan Nasional yang disesuaikan dengan semangat otonomi daerah dan Undang-undang Nomor 25 tentang Program Pendidikan Nasional menyatakan peningkatan efisiensi dan efektifitas proses belajar mengajar melalui pemetaaan mutu sekolah, penilaian proses dan hasil belajar secara bertahap dan berkelanjutan serta pengembangan alat ukur pendidikan dituangkan dengan penerapan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah ( MPMBS ).
Penjabaran kurikulum di serahkan kepada sekolah dengan pendekatan aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan ( PAKEM ). Paket ini menggambarkan bahwa kurikulum mendatang berorientasi kepada kompetensi siswa dengan cara learning to know, learning to do, learning to live together, learning to be dan learning to live skill. Disamping itu juga dilakukan pendekatan pembelajaran inkuiri ilmiah, konstruktivisme, science technology dan masyarakat serta pemecahan masalah sehingga menjadi kesatuan pembelajaran yang efektif. Intinya pada era reformasi dan globalisasi ini guru perlu melakukan reformulasi pembelajaran yang efektif melalui model-model pembelajaran yang variatif.
Oleh karena itu guru sebagai motivator dan mediator ditantang untuk dapat mengemban mata pelajaran dengan meningkatkan kinerjanya dengan berbagai cara sehingga dapat menghasilkan siswa yang memiliki kecakapan hidup yang tidak hanya diukur dengan persentasi lulusan diperguruan tinggi, tapi juga mampu langsung menghadapi dunia nyata dalam masyarakat yang tidak hanya memiliki keterampilan bekerja tetapi juga menyangkut aspek social budaya seperti cakap berdemokrasi, ulet , memiliki budaya belajar seumur hidup dan sebagainya.
Untuk pencapaian tujuan tersebut di atas SMA Negeri 2 Sungai Tarab mengadakan suatu kegiatan pada akhir tahun pelajaan yang dinamakan Lokakarya, melalui kegiatan inilah majelis guru SMA Negeri 2 Sungai Tarab akan menyusun perangkat pembelajaran, tata tertib dan sebagainya, yang nantinya akan dipakai di SMA Negeri 2 Sungai Tarab untuk 1 tahun kedepan.
Kegiatan lokakarya ini dilaksanakan pada tanggal 22 – 23 Juni 2009 ( 2 hari ) bertempat di labor Biologi SMA Negeri 2 Sungai Tarab yang diikuti oleh seluruh majelis guru dan tata usaha, adapun thema yang diangkat melalui lokakarya ini adalah "Melalui Lokakarya Kita Tingkatkan Prestasi di SMA Negeri 2 Sungai Tarab”.
Kegiatan Lokakarya di SMA Negeri 2 Sungai Tarab alhamdulilah terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Lokakarya di SMA Negeri 2 Sungai Tarab dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar dalam hal ini diwakili KABID SLTP/SM. Adapun hasil yang dikeluarkan dari Lokakarya di SMA Negeri 2 Sungai Tarab adalah:
1.Terlaksananya pemilihan Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sungai Tarab periode 2009 2011, dimana melalui pemilihan tersebut terpilih Bapak. Hanson, S. Pd sebagai Wakil bidang Kurikulun dan Bapak Joko Sobrang, S. Pd.I sebagai Wakil bidang Kesiswaan.
2.Telah berhasil merumuskan VISI dan MISI serta Tujuan SMA Negeri 2 Sunghai Tarab
3.Berhasil merumuskan perangkat kurikulum SMA Negeri 2 Sungai Tarab
4.Berhasil merumuskan tata tertib guru dan siswa SMA Negeri 2 Sungai Tarab
5.Berhasil merumuskan pembagian tugas dan Tata Tertib Tata Usaha
6.Berhasil menetapkan tata laksana kegiatan sosial SMA Negeri 2 Sungai Tarab
Minggu, 05 Juli 2009
Melalui Lokakarya Kita Tingkatkan Prestasi di SMA Negeri 2 Sungai Tarab
Diposting oleh joko sobrang, S. Pd.I di 23.54
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar